Event Nasional News

17 tahun PERWAMKI, Berkarya dan Memberi Yang Terbaik!

Jakarta,Beritarem.com,-Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (Perwamki) genap berusia 17 tahun pada tanggal 28 Oktober 2020. Organisasi ini merupakan wadah bagi wartawan media Rohani Kristen yang ada di Indonesia, baik media cetak maupun media online. Pada awalnya, tujuan pendirian Perwamki sebenarnya sangat sederhana, yaitu untuk saling mengenal dan merangkul sesama wartawan Kristen dari berbagai media dalam sebuah wadah sosial. Kegiatannya pun lebih mengedepankan gotong royong dan persaudaraan di kalangan sesama Wartawan, misalkan memberi bantuan jika ada yang sakit atau meninggal. Seiring berjalannya waktu, organisasi ini berkembang sampai menjadi seperti Perwamki saat ini.

Pdt. Paulus Supit (paling kiri) menerima penghargaan Perwamki mewakili Dr. Christiany Eugenia Paruntu di hotel Aston Bellevue Radio Dalam, Jakarta Selatan

Sebagai bentuk ucapan syukur atas usia yang terus bertambah, melalui Panitia HUT, Pengurus Perwamki mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya adalah Zoominar yang diadakan pada tanggal 28 Oktober 2020, dengan tema “Persekusi Terhadap Umat Kristen: Mengiba atau Melawan. Acara ini menampilkan narasumber pejuang HAM dari SETARA Institute, Bonar Tigor Naipospos, Pdt. Antonius Natan (Pengamat Sosial), Celestino Reda (Pengamat Sosial), Agus Panjaitan (Wartawan Spektrum), serta dimoderatori oleh Uya Pinta dan Paul Maku Goru.

Ketum DPP Perwamki, Stevano Margianto (tengah) menerima buku berjudul “Pers Kristiani & Makna Kehadirannya” dari Ketua Panitia, Emanuel Dapa Loka yang diluncurkan dalam HUT Perwamki ke 17 di Hotel Aston Bellevue Radio Dalam, Jaksel (Selasa, 10/11/20).

Puncak perayaan ulang tahun ke 17 diadakan Malam Cinta Bagi Negeri, 10 November 2020, bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan dengan mengusung tema “Berkarya Dan Memberikan Yang Terbaik”. Acara diadakan di Hotel Aston Bellevue Radio Dalam, dan dihadiri wartawan senior, para tokoh dan pengusaha.

Salah satu penerima Award, Dr. Stefanus Roy Rening (paling kiri) menyampaikan kata sambutan

Acara ini diawali dengan ibadah syukur dan perenungan Firman yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Mulyadi Sulaeman, seorang Gembala senior dari Sinode GSPDI. Setelah Ibadah, Perwamki meluncurkan Mars secara resmi serta meluncurkan Buku yang berjudul “Pers Kristiani dan Makna Kehadirannya”. Buku yang diterbitkan bekerjasama dengan Altheras Publishing ini berisi tulisan dari 10 orang wartawan senior, Penasehat, dan seorang mantan petinggi di Kementrian Pertahanan RI. Lewat buku ini diharapkan melahirkan wartawan-wartawan handal di masa depan, serta dapat memberikan pencerahan bagi para jurnalis pemula.

Dan puncak acara malam itu adalah pemberian penghargaan bagi tokoh-tokoh yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi gereja, masyarakat dan bangsa. Ketujuh belas tokoh inspiratif dan empat tokoh kategori khusus pilihan Perwamki tersebut adalah: Dr. Rahmat Effendi (Tokoh Toleransi), Gus Ruchul Maani (Tokoh Ormas Non Kristen), Alm. DR (HC) Drs. Jakob Oetama (Tokoh Pers Inspiratif), Sugeng Teguh Santoso, SH (Tokoh Pengawal Hukum), Dr. Stefanus Roy Rening, SH (Tokoh Pemikir Hukum), RG Setio Lelono (Tokoh Advokasi Gereja), Handoyo Budhisejati (Tokoh Organisasi Katolik), Djasermen Purba (Tokoh Ormas Kristen), Mayjend. dr. Albertus Budi Sulistyo (Tokoh Kesehatan), J. Irwan Hidayat (Tokoh Jamu Herbal Inspiratif), Sandec Sahetapy (Tokoh Penggerak Budaya),drg. Aloysius Giyai, M.Kes (Tokoh Inovatif Kesehatan), Dr. Christiany Eugenia Tetty Paruntu (Tokoh Perempuan), Jerry Pattinasarany (Tokoh Inspiratif Muda), James Koleangan (Tokoh Pengusaha Muda), Christie Damayanti (Tokoh Disabilitas Inspiratif), dan Pdt. Rubin Adi Abraham (Tokoh Sinode). Sedangkan 4 tokoh dengan kategori khusus adalah: Pdt. Dr. Antonius Natan (Sekum PGLII DKI Jakarta/Penasehat Perwamki), Pdt. Dr. Mulyadi Sulaeman (MPR- Sinode GSPDI/Penasehat Perwamki), Pdt. Dr. Japarlin Marbun (Mantan Ketum Sinode GBI/Penasehat Perwamki) dan Jhon SE Panggabean, SH, MH (Advokad Senior, Ketum Marga Panggabean Sejabodetabek/Penasehat Perwamki).

Tarian Etnik Maluku turut memeriahkan HUT Perwamki ke 17

 Salah satu penerima penghargaan Christiany Eugenia Tetty Paruntu adalah Bupati Minahasa Selatan sekaligus Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) di Pilkada 9 Desember nanti. Tetty Paruntu, panggilan akrab dari Ketua DPD Golkar Sulut ini, dinilai mampu membawa hal baru bagi daerah yang dipimpinnya. Di awal kepemimpinannya, Minahasa Selatan mampu keluar dari beban utang Daerah yang cukup besar, dan bahkan berbalik menjadi daerah yang cukup maju dalam pembangunan sarana dan prasarana. Saat ini Tetty sedang menyelesaikan periode kedua dari masa pemerintahannya.

Tokoh muda yang juga mendapat penghargaan malam tersebut adalah Gus Ruchul Ma’ani. Beliau adalah satu-satunya yang berasal dari Ormas Non Kristen. Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur ini dinilai aktif dalam memperjuangkan persatuan dan kesatuan lewat Komunitas alumni Gontorians for NKRI (G4NKRI). Dalam orasi singkatnya, dia menyampaikan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman di Indonesia ini. Karena inilah modal dasar dan sangat penting bagi kemajuan NKRI ke depan.

Ketua Umum DPP Perwamki, Stevano Margianto (kanan) membagikan kue ultah kepada RG Setio Lelono

Acara yang berlangsung semarak inipun penuh dengan pesan yang mendalam bagi seluruh yang hadir. Sandec Sahetapy, Ketua Yayasan Cinta Budaya Indonesia yang juga salah satu penerima penghargaan, mengatakan agar tidak ada yang meninggalkan perahu, apapun keadaannya. “Kalau ada badai, kita arungi bersama. Setiap hidup pasti ada badai, tapi kita harus jalani,” lanjutnya. Sedangkan Ketua Umum Perwamki, Stevano Margianto, menyampaikan selain menjaga persatuan di internal juga harus terus menjalin kerjasama dengan pihak-pihak lain. (BS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *