Gagasan News

Ascension Of Jesus To Heaven (Kenaikan Yesus Ke Surga)-Yohanes 7:36

Hal “Berkat” dalam bahasa latin adalah Benedictio (Bene dan Dicere). Artinya berbicara tentang yang baik, tidak saling memberkati dan sulit menyatakan yang baik kepada orang lain. Tujuan mengikuti teladan Yesus dan menunjukkan buah-buah Roh yang berkarakter seperti Yesus.

40 hari setelah Paskah, Yesus menyatakan diri kepada murid-muridNya dan naik ke Sorga dari bukit zaitun dan berjanji akan datang kembali untuk menjemput kita (orang percaya). Tujuan bahwa Ia benar-benar bangkit dari antara orang mati dan betul-betul hidup.

Yesus adalah satu-satunya manusia yang hidup di Sorga. Suatu fakta yang riil. Kenaikan Yesus menjadi dasar iman orang percaya. Kristus membuktikan bahwa Dia, Allah penguasa di Sorga/ dan klimaks dari kehidupan Yesus Kristus di dunia. Peristiwa Inkarnasi-Nya diakhiri dengan kenaikan ke Sorga. Dia menyediakan tempat bagi kita orang percaya yang bertobat akan menerima keselamatan. (Hidup dalam level Roh).

Kristus duduk di sebelah kanan Allah Bapa; menyatakan Dia menjadi pembela bagi kita. Jadi Kenaikan Yesus ke Sorga menempati posisi Teragung, Tertinggi dan Termulia. Dia berkuasa di Sorga di Bumi dan di bawah Bumi (KPR 2: 33); (Roma 8:34)-Pembela bagi kita (Efes 1:20); (Ibrani 1:3); (1Pet.3:22), malaikat kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepadaNya.

Kedudukan merupakan penghargaan, dipercayakan oleh Bapa Surgawi kepada Yesus Kristus dalam suatu ketaatan yang mutlak dari kehendak Bapa. (Kita punya kemampuan sama dengan Yesus). Pikiran, perasaan dan kehendak, manusia (kita) juga sama ada pikiran; perasaan; kehendak (jiwa), (Wahyu 5:12). Penuh dengan kekuasaan; kekuatan; hormat dan kemuliaan (Matius 28:18). Diberi kuasa di Sorga dan di Bumi, Dia (Yesus) duduk di singgasana kursi kemuliaan dan menantikan kedatanganNya yang kedua kali (Ini yang penting bagi kita untuk persiapan kedatanganNya kedua kali) sebagai mempelai laki-laki dan kita sebagai mempelai perempuan.

Mempelai Perempuan (Orang Percaya). 1.Hamba Tuhan; 2. Biji Mata Tuhan; 3. Imamat Rajani; 4: Mempelai Perempuan. Ia (Tuhan Yesus Kristus); akan turun ke bumi pada hari penghakiman. Dia akan datang sebagai Hakim;Raja (Filipi 2:9), Allah Bapa mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama. (Efesus 1:20-21).

Pertama, Berkat yang kita peroleh dari Kenaikan Yesus ke Sorga. Membuka jalan menuju kerajaan Sorga yang sebelumnya tertutup karena dosa Adam (Yohanes 14:3). Kedua, Kristus sebagai “pembela” dan Juruselamat kita yang setia (Roma 8:34), Pembela (Ibrani 9:11-12). Ketiga, Iman percaya kita memberikan Roh yang menghidupkan melimpahi gerejaNya.

Naik ke Sorga Untuk Apa? (KPR 1:6-11)

Pernah sedih karena ditinggal kekasih, hati rasa biru bukan? Sedih amat dalam di hati kita ada yang hilang. Itulah tanda dia dekat di hati. Makin dekat makin sulit bila ia menghilang. Itulah sebabnya bila sahabat akan berpisah mereka memberikan “sentuhan” yang hangat. Sentuhan yang dimintakan kepada Yesus adalah pemulihan kerajaan bagi Israel. Yesus boleh pergi tapi para murid diwarisi pemulihan Israel. Permintaan yang hebat terasa saleh dan berwibawa. Tapi bagi Yesus ada hal yang lebih penting untuk dikerjakan para murid.

Soal kapan pemulihan kerajaan adalah urusan Allah dan murid punya urusan lain yang memang menjadi bagian mereka yaitu dipanggil untuk menjadi saksi. Mereka diminta untuk menjadi saksi dalam penyertaan kuasa Roh Kudus (Kuasa Dunamos). Berarti dengan yang membangkitkan kekuatan seperti dinamo. Kekuatan itu adalah Roh Kudus bukan karena kekuatan dari diri sendiri.

Karena Karya Roh Kudus para murid yang biasa, yang sederhana dapat menjadi luar biasa, menjadi peneguh karya Roh Kudus. Jadi Yesus naik ke Sorga supaya kita tahu bahwa sekarang tugas ada di pundak kita. Tugas menjadi saksi tidak gampang. Ada resikonya. Tetapi para murid diingatkan bahwa mereka tidak sendirian. Ada Roh Kudus yang menyertai. Kita juga orang biasa, orang kecil. Tapi kita boleh meyakini bahwa kita membawa “dinamo” (pembangkit kekuatan) Roh Kudus dengan jalannya yang gelap boleh diterangi oleh lampu yang kita bawa. Jangan takut. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *