Nasional News

Dr. John N Palinggi, MM. MBA (Pengamat Sosial): New Normal Itu Merupakan Kebijakan Strategis & Menciptakan Stabilitas Di Semua Bidang

Jakarta,Beritarem.com,-Kebijakan tatanan kehidupan normal baru atau New Normal yang digaungkan pemerintah di tengah pandemi COVID-19 kini menjadi perbincangan publik. Banyak pihak mengaitkan new normal sebagai cara hidup baru setelah virus corona hadir di bumi yang sampai saat ini masih belum ditemukan vaksin sebagai antivirus.

Menyoroti tatanan normal baru atau New Normal yang segera diberlakukan secara nasional, Pengamat sosial, Dr. John N Palinggi, MM, MBA mengapresiasi langkah pemerintah. Sebab merupakan hal kebijakan yang strategis, baik serta dapat menciptakan stabilitas. Tidak hanya stabilitas kesehatan yang sedang diusahakan dengan berbagai aturan WHO, aturan yang dibuat pemerintah. Tetapi juga menciptakan stabilitas di bidang perekonomian. “Kita semua sudah tahu bahwa berbagai negara di dunia terpuruk, bahkan hancur babak belur gara-gara corona yang memaksa adanya protokol kesehatan ketat, termasuk di Indonesia. Bisa dibayangkan, anggaran pendapatan belanja negara, mengalami defisit 1200 Triliun, dan paling banyak selama ini 270 Triliun setiap tahun. Jadi dengan defisit triliun ini tentu cukup berat bagi pemerintah untuk mengelola pemerintahan dan berupaya untuk mensejahterakan rakyat. Ditambah lagi dengan adanya Covid-19 ini, kebijakan untuk membatasi pergerakan orang berskala besar juga menimbulkan banyak sekali dampak negatif. Misalnya,yang paling terdampak adalah penghasilan masyarakat, banyak perusahaan tutup, aktivitas kegiatan ekonomi nyaris terhenti, angka pengangguran meningkat, banyak pekerja kena PHK, bahkan banyak pengusaha yang bangkrut. Ini membawa dampak yang sangat membahayakan negara,” ujar Dr. John Palinggi ketika dijumpai di kantornya, Graha Mandiri, Menteng-Jakarta Pusat.

Dr. John Palinggi, MM, MBA ketika dijumpai di kantornya, Graha Mandiri Menteng Jakarta Pusat.

Menurut Dr. John, Era New Normal itu menekankan pada adanya produktivitas setiap individu, lingkungan masyarakat serta siapapun. Tetapi disisi lain, harus aman dari sisi kesehatan. “Itu namanya New Normal. Bekerja secara normal tetapi tetap mematuhi prosedur atau protokol kesehatan.Nah kalau ini diterapkan, selama ini pemerintah sudah mengggelontorkan ratusan triliun untuk mengatasi ini. Jelas bahwa niat pemerintah adalah untuk melindungi rakyat dari pandemi covid19 ini. Saya rasa dengan New Normal, pemerintah itu saya lihat bahwa ini adalah pembagian tanggungjawab sebetulnya, selama ini pemerintah banyak keluar uang untuk penanggulangan corona, tetapi selalu dipersalahkan. Kini saatnya pemerintah membagi tanggungjawab dengan masyarakat. Saatnya masyarakat itu juga ikut menjaga dirinya, merawat dirinya, melakukan protokol kesehatan, supaya tetap sehat. Jangan semuanya dibebankan ke pemerintah. Ini mesti ditegaskan, jangan semua dibebankan ke pemerintah. Saatnya rakyat menjaga dirinya supaya tetap sehat,” tutur Dr. John.

Masih kata Dr. John, jika New Normal di tempat peribadahan tentu diberlakukan secara umum berdasarkan aturan dari kementerian agama. Hal itu mengacu apa yang telah disepakati secara nasional. “Jadi mulai saat ini jangan ada orang yang suka tampil di televisi tapi sok hebat sekali, kerjaannya hanya mengeritik. Saya kira, orang yang tampil dan merasa ahli itu berhentilah mengeritik tanpa solusi yang baik. Jadi siapa yang bisa berbicara baik dan mendukung program-program pemerintah, mudah-mudahan covidnya segera dihilangkan oleh Tuhan,”pungkas Dr. John Palinggi yang tampak sukacita saat merayakan HUTnya ke 71 (1 Juni) yang lalu. SM 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *