News Profil Selebritas

Ev. Junaedi Salat, Sang Panglima Garis Depan Pewarta Injil Yang Taat Itu Telah Tiada!

Beritarem.com,-Junaedi Salat adalah aktor film lawas di era tahun 70-80an. Nama Pria kelahiran Lampung, 2 September 1950 ini namanya ngetop ketika membintangi film “Ali Topan Anak Jalanan”. Junaidi bukan hanya piawai dalam beradu peran, tetapi ia juga merupakan sosok musisi yang hebat pada zamannya. Salah satu karyanya adalah bertajuk “Sabda Alam” (dicover D’Massiv) namun sangat populer dinyanyikan oleh Chrisye. Bahkan lagu Juwita yang dipopulerkan oleh Chrisye sempat menempati Top 10 di Radio Swasta dekade tahun 80-an.

Jiwa seni Junaedi Salat begitu kental ketika dirinya sempat bergabung dan mendirikan Swara Mahardika bersama Guruh Soekarno Putra. Goresan sejarah mencatat, jebolan Swara Mahardika  ternyata melahirkan banyak selebriti dan pekerja seni yang sangat populer.Beberapa diantaranya adalah Titi DJ, Maudi Koesnaedi dan masih banyak lagi. Sontak, dunia selebriti yang membesarkan namanya dengan beragam puja-puji publik itu pun, akhirnya ditinggalkan seiring pengenalanannya akan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat.

Kenangan bersama Pdt. Junaedi Salat (Peci Hitam) setelah melayani kotbah di GBI REM Ciputra (Dok. 2020)

Suatu ketika ia pergi ke sebuah studio rekaman setelah bertengkar dengan istrinya, ia berkata “Wahai Yesus jika memang Engkau benar-benar Tuhan, tampakkanlah dirimu!” Tiba-tiba terjadi penampakan Yesus Kristus duduk dalam mobil di sampingnya. Junaedi kemudian kemudian bertobat dan menyatakan hari Natal 1984 sebagai Natal pertama baginya. Buah dari karya Tuhan itulah membawa dirinya menjadi seorang pendeta.

Tantangan terberat ketika menjadi pengikut Yesus Kristus adalah ditentang oleh Keluarga besar. Tetapi ia selalu berkata “Hidupku bukan aku lagi melainkan Kristus” yang selalu dihidupi sampai akhir hayatnya.

Dipanggil Tuhan Dalam Usia 70 Tahun

“Telah dipanggil kembali ke rumah Bapa Sorgawi: Bpk.Junaedi Salat hari ini, Senin, 18 Januari 2021, pukul 20.09, di RS PGI Cikini,” demikian bunyi pesan yang beredar dalam jejaring media sosial Whatsapp. Junaedi menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakitnya di RS PGI selama hampir 3 minggu.

Melalui akun Instagramnya, anak Junaedi, Ochi Maulana Salat juga mengabarkan kabar sedih itu. Ia mengunggah foto ayahnya bersama seorang saudaranya. Ochi mengenang ayahnya, penganut Kristen yang saleh dan hingga akhir hayatnya menjadi pendeta. “Selamat pulang Papa kesayangan…Hati rasanya hancur tapi kita tahu Papa udah bersama Tuhan Yesus yang sangat Papa cintai dan juga mencintai Papa, terima kasih ya Pa untuk segala teladan yang terbaik, mengasihi dengan perbuatan bukan kata-kata semata dan hidup melayani orang lain,” tulisnya, Selasa, 19 Januari 2021.

Ochi berharap bisa seperti ayahnya, yang juga musisi bersama Chrisye dan Jockie S menciptakan lagu-lagu terkenal seperti Sabda Alam dan Juwita. “Semoga kita bisa terus belajar banyak menjadi seperti Papa,” tulisnya. “We love you so much…Selamat jalan sang panglima garis depan Pekabaran Injil…sampai bertemu Pa di kekekalan,” ujar Ochi.

Ochi juga mengatakan ibadah penghiburan Junaedi Salat dilakukan secara online karena situasi pandemi. “Kami atas nama keluarga mohon maaf apabila ada kesalahan dan perbuatan kurang menyenangkan yang mungkin dilakukan Papa, Tuhan memberkati kita semua,” tulisnya.

Alrmahum Junaedi Salat dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada hari Selasa, 19 Januari 2021 pukul 11.00 Wib. Selamat Jalan Pendeta Junaedi! SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *