News Renungan

Ibadah Mengenang 3 Tahun Kepergian Alm Santo Iskandar (Suami Ibu Cecilia), Ps. Paulus T Supit: You Have To Move On

Ps. Paulus Supit ketika menyampaikan firman Tuhan dalam ibadah mengenang 3 tahun kepergian Alm.Santo Iskandar, (6/3)

Jakarta,Beritarem.com,“You Have To Move On”–Anda harus bangkit dari persoalan.  Demikian tema yang diangkat oleh Ps.Paulus T Supit (Gembala Sidang GBI REM) ketika menyampaikan firman Tuhan dalam ibadah mengenang 3 tahun kepergian alm. Santo Iskandar (Suami Ibu Cecilia)–pengerja GBI REM Ciputra, Jumat, 6 Maret 2020 malam.

Ps. Pengky Andu menutup ibadah dengan doa berkat

Ibadah yang digelar di rumah Ibu Cecilia, Jalan Indraloka Raya No 32, Kav. Polri Jelambar, Jakarta Barat, tampak dihadiri pengerja dari GBI VIFA, pengerja GBI REM Hotel Ciputra, dan staf kantor seketariat GBI REM ini dipimpin oleh Bapak Benny Siahaan sebagai WL dan Lukas Cramer sebagai pemain musik.

Ibu Cecilia dalam kesaksian singkatnya mengucapkan terimakasih kepada seluruh hamba-hamba Tuhan yang berkenan hadir dalam ibadah mengenang 3 tahun kepergian sang suami. “Terimakasih kepada Bapak/Ibu, terutama para pengerja yang berkenan hadir dalam ibadah di rumah saya. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena sampai saat ini saya boleh dikuatkan dan diberikan penghiburan yang luar biasa. Saya juga bersyukur, sebab sampai saat ini Bapak/Ibu juga selalu hadir untuk memberikan penghiburan,” tutur Ibu Cecilia .

Ibu Cecilia menyampaikan kesaksian singkat

Sementara itu, Ps. Paulus T Supit dalam kotbahnya menekankan bagaimana kita bisa move on. “Pertama, Kita harus memiliki ketetapan hati & kuat (Amsal 3:25). Kita harus kuat dan mampu melihat ke depan. Sekalipun hidup kita pahit, kita harus mengarahkan pandangan ke depan. Ketika kita ditinggalkan oleh orang yang kita cintai, Tuhan tidak pernah berhenti memberikan harapan. Tuhan mau hidup kita bahagia. Firman Tuhan katakan kita tidak boleh bersedih terlalu lama. Segala sesuatu yang terjadi Tuhan tahu. Kedua, Kita harus meninggalkan apa yang di belakang (Fil 3:13. Kita harus ikhlaskan, jangan menengok ke belakang. Kita harus melihat ke depan. You have to move on. Jangan sampai hidup kita dipenjara oleh masa lalu. Dan ketiga, Kita harus sadar bahwa ada Tuhan yang selalu menyertai untuk melangkah maju ke depan,” tukas Ps.Paulus.

Setelah ibadah, para pengerja yang hadir diajak untuk menikmati hidangan santap malam dengan aneka menu lezat yang telah disiapkan oleh keluarga Ibu Cecilia. SM

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *