Event News Renungan

Ibadah Perdana GBI REM Ciputra Di Era New Normal, Pdt. Paulus Supit: Jika Mau Hidup Berkemenangan, Kita Harus Berpegang Teguh Dengan Tuhan (Cling To God)

Jakarta,Beritarem.com,-Pemerintah melalui kementrian agama telah menerbitkan panduan untuk penyelenggaran ibadah di rumah ibadah. Aturan penyelenggaraan ini diatur dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah Ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman dari Covid-19 di masa pandemi.

Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan, surat edaran ini diterbitkan sebagai respons atas kerinduan umat beragama beribadah di rumah ibadah dengan tetap menaati protokol Covid-19. “Rumah ibadah harus menjadi contoh terbaik pencegahan persebaran Covid-19,”ujar Fachrul, medio (Sabtu, 30/5/2020) lalu.

Meski pemerintah telah resmi memberikan izin melakukan ibadah secara offline (tatap muka), tetapi ternyata masih banyak gereja yang belum berani menggelar ibadah dengan kerumunan banyak orang. Dengan alasan kuatir menjadi klaster penyebaran covid-19. GBI Rahmat Emmanuel Ministries Ciputra sendiri baru mulai kembali aktif ibadah tatap muka Minggu, 2 Agustus 2020 dengan 4 kali ibadah (Pukul 11.00, 13.00, 15.00, & 17.00), dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat (pakai masker, cek suhu, cuci tangan, jaga jarak kursi 1,5 m, & ruangan disemprot disinfektan).

Pdt. Pengky Andu ketika menyampaikan firman Tuhan

Pada kesempatan tersebut, Pdt. Pengky Andu dalam kotbahnya mengangkat tema “My Way” mengutip kitab Hakim-hakim 14:1-19, mengisahkan tentang perkawinan Simson dan teka-tekinya.

 Sementara itu, Gembala Sidang GBI REM, Pdt. Paulus T Supit dalam kotbahnya menekankan tema “Cling To God”-. Cling ini artinya, berpegang teguh, melekat erat, lengket, tetap setia. “Kita harus melekat erat dengan Tuhan, sang pencipta (Juru Selamat). Kalau saudara mau kita hidup berkemenangan dengan Tuhan, maka kita harus melekat erat/berpegang teguh dengan Tuhan. Kita pasti aman hidupnya,” tukas Ps. Paulus dalam kotbahnya.

Pdt. Paulus T Supit (Gembala Sidang GBI REM)

Menurut Pdt. Paulus, kenapa kita harus “Cling To God”? Setidaknya, ada 4 hal yang dapat kita lakukan. Pertama, jika kita melekat erat/bergaul erat dengan Tuhan, pasti kita akan mengalami pengangkatan (rapture), contohnya adalah Henokh (Kejadian 5:24). Kedua, Kalau kita berpegang teguh dengan Tuhan, maka Tuhan memberitahukan janji-janjiNya kepada orang yang hidupnya melekat kepada Tuhan (Mazmur 25:14). Ketiga, Orang yang Cling dengan Tuhan, akan mendapatkan perlindungan dari Tuhan (Mazmur 91). Keempat, Ketika kita berpegang teguh dengan Tuhan, maka kita akan menerima apa saja yang kita minta dari Tuhan. “Ciri-ciri orang yang berpegang teguh kepada Tuhan atau kangen kepada Tuhan pasti akan mencari Tuhan. Hadirat Tuhan selalu tercurah kepadanya. Senang menyembah Tuhan (Mazmur 63:1),” paparnya. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *