Gaya Hidup News

Linow, Danau Tiga Warga Warna Nan Eksotis Di Bumi Tomohon

Sulawesi Utara,Beritarem.com,-Lokasi Danau Linow terletak di Tomohon Selatan, Kelurahan Lahendong. Nama Linow berasal dari bahasa Minahasa/Tombulu yaitu Lilinowan. Yang artinya adalah tempat berkumpulnya air. Linow Berada di wilayah administratif kota Tomohon yang terletak di ketinggian kira-kira 700-800 meter dari permukaan laut (dpl). Disamping berada di dataran tinggi kota Tomohon, ada diantara dua gunung berapi yang masih aktif, yaitu Gunung Lokon (1.689 m) dan Gunung Mahayu (1.311 m)–suatu kondisi toporapi yang menjadikan hawa kota cukup sejuk.

Danau Linow dikenal dengan Danau Tiga Warna di Kawasan Tomohon, Minahasa Selatan

 Keindahan Danau Linow yang cantik membawa kenangan tersendiri perjalanan Rombongan GBI Rahmat Emmanuel Ministries (REM) yang tidak akan terlupakan. Perjalanan kami dimulai dari Jakarta menuju Bandara Sam Ratulangi dan bermalam di Hotel Sutanraja, Amurang, Minahasa Selatan. Esok harinya kami berangkat dari Hotel Sutanraja Amurang menuju ke Kota Tomohon, sampai tiba di lokasi Danau Linow dengan jarak tempuh + 2 jam. Ada banyak pemandangan hijau dari perbukitan yang ditumbuhi pohon-pohon besar. Pemandangan Gunung Lokon juga menambah keindahan perjalanan karena bentuknya segitiga yang hampir sempurna.

Danau Linow adalah danau vulkanis. Sehingga ketika sampai di danau Linow, disambutlah dengan bau belerang yang tersebar di sekitar danau. Konon terbentuknya dari letusan Gunung Mahawu yang sudah terjadi ratusan tahun yang lampau. Meskipun demikian tidak mengurangi semangat karena keindahan Danau Linow memukau sehingga sebelum kami berjalan masuk, dapat menikmati dan melihat keindahan danau dari atas sambil berfotoria.

Begitu masuk ke dalam, kami bisa melihat keindahan lebih lagi. Dimana warna  Danau Linow  bisa berubah membuat kekaguman kami bersama Tim. Keistimewaan  Danau Linow  adalah warna airnya yang dapat berubah-ubah menjadi hijau, biru, dan kuning kecokelatan. Kenapa Warna airnya dapat berubah-ubah? Warna air dapat berubah karena adanya unsur belerang yang terdapat di dalam danau dan juga karena adanya pembiasan atau pantulan sinar matahari.

Cerianya Tim ketika berpose bersama di Tepi Danau Linow

Jika Anda ingin berkunjung ke Danau Linow, datanglah saat pagi hari. Karena di pagi hari udara masih bersih, sunyi, dan tenang. Namun jangan berenang di danau tersebut, karena kandungan belerangnya cukup tinggi. Bahaya jika terkena kulit, akan menyebabkan luka. Dan yang lebih seru lagi Anda bisa menikmati pemandangan dengan ditemani secangkir kopi atau teh dengan aneka camilan berupa roti bakar, kentang goreng atau pisang goreng. Pisang goreng ini cukup unik. Khas Sulawesi Utara. Namanya pisang “GOROHO”. Pisang kalau ditunggu sampai masak malah rasanya asam. So, digoreng ketika mentah. Segar. Dagingnya diiris tipis-tipis digoreng garing dan dicocol sambel. Menikmati pisang Goroho goreng, sambil menikmati danau belerang tiga warga sungguh menyejukkan hati dan memanjakan mata. Apalagi udara sejuk. Dan kalu kita perhatikan lebih jauh di sisi danau tampak uap putih mengudara. Itu adalah asap belerang. Suhu air danau panas dan tajam mengandung sulfur.Tidak bisa untuk mandi, apalagi berenang.

Ada pemandangan menarik yang lain. Tampak sekumpulan burung berenang kesana kemari di tepian danau untuk kemudian terbang. Begitu berulang-ulang. Burung ini endemik yang oleh warga setempat dikenal sebagai “BEBEK AIR”. Nah tunggu kapan lagi… mari jo berkunjung ke Danau Linow pasti so pasti tidak mengecewakan. (Aryanti).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *