Event News Selebritas

Menikmati Lezatnya Kuliner Khas Sulawesi Utara

Tinuntuan, Bubur khas Manado yang lezat

Sulawesi Utara, Beritarem.com,- Propinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu pulau dengan destinasi traveling & kuliner yang cukup populer di Indonesia. Sebut saja Manado, Ibukota Sulawesi Utara. Di kota ini kita dapat menikmati beragam kue, masakan atau kuliner yang khas serta lezat, membuat setiap wisatawan tertarik untuk mencicipinya. Misalnya, Tinuntuan (Bubur Khas Manado), Sate Ragey, Cakalang fufu, Woku belanga, Rahang tuna bakar, serta beraneka kue khas yang cocok menjadi teman minum kopi.        

Beberapa hari sebelum menghadiri pesta pernikahan Adrian Jopie Paruntu (Putra dari Bupati Minahasa Selatan, Ibu Christiany Eugenia Paruntu) dan Hanna Enah Supit (Putri Pendeta Paulus T. Supit) di Amurang, Tim GBI REM berkesempatan untuk menikmati pesona keindahan alam sekaligus mencicipi kuliner khas daerah Sulawesi Utara.

Hari pertama tiba di kota Manado (Selasa, 22/9) rombongan para hamba Tuhan beserta staff kantor GBI REM sudah bisa mencicipi nikmatnya Tinuntuan (bubur khas Manado) yang disajikan di Resto “Warung Kobong”, di kawasan Wanea,- Kota Manado. Bubur Manado ini berbeda dengan bubur yang dijual di Jakarta. Bubur khas Manado ini memiliki citarasa yang lezat, karena terdiri dari sayuran seperti: Ubi/Singkong, Labu kuning, Kangkung, kemangi, jagung, serta sambal roa yang  menambah nafsu makan kita meningkat, apalagi disajikan selagi hangat.

Setelah itu tim GBI REM juga diajak untuk menikmati salah satu wisata kuliner yang sangat terkenal di wilayah Kawangkoan, Minahasa Selatan. Namanya adalah Sate Ragey atau sate daging Babi berukuran jumbo yang sangat populer di Sulawesi Utara. Lokasi kuliner Sate Ragey ini dapat kita jumpai di Kelurahan Talikuran, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa Selatan. Di lokasi ini kita dapat menjumpai patung dua sate raksasa. Sate Ragey ini sangatlah beda dengan sate-sate pada umumnya. Sate ini terdiri dari 3 potong daging yaitu satu buah lemak yang sangat besar bercampur rasa jeruk dan garam serta daging babi yang sangat besar dan empuk bila kita sudah mencicipinya rasanya sangat enak sekali.

Hari selanjutnya Tim GBI REM diajak menikmati kopi khas Sulawesi Utara, tepatnya di Restoran Kopi “Gembira” di kawasan Kawangkoan, Minahasa Selatan. Selain dapat kongkow minum kopi hangat yang nikmat di restoran yang berdiri sejak tahun 1946, Tim GBI REM juga bisa mencicipi Biapong (Bakpau) dengan aneka rasa.

“Enak & Lezat-lezat ya makanan di sini, kita semua jadi naik berat badannya,” celetuk Gideon Martiyono, salah satu anggota tim GBI REM. Kemudian Tim GBI REM juga tak lupa mencoba menu laut juga menjadi salah satu favorit, salah satunya ikan cakalang dan ikan roa. Sambalnya pun juga menjadi andalan untuk di bawa pulang sebagai oleh oleh.

Nah, ada pula kue khas yang namanya cukup populer, yaitu Klapertaart. Klapertaart adalah sejenis kue manis yang mengadung kalori cukup tinggi merupakan kuliner yang menjadi andalan dan patut kita coba. Kue Klapertaart merupakan resep adonan pada masa pendudukan zaman Belanda. Bahan dasar kue ini adalah kelapa, tepung terigu, susu, mentega, dan telur. Wajib untuk traveller mencicipi kuliner ini. Keanekaragaman kuliner di Sulawesi utara inilah yang tidak akan terlupakan dan akan menjadi kesan yang tidak terlupakan. DY-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *