Event News Renungan

Pesan Ibadah Perdana “New Normal” di GBI REM Daan Mogot, Pdt. Paulus Supit: Belajar Dari Teladan Yusuf, Tuhan Telah Siapkan Masa Depan Yang Luar Biasa!

Jakarta,Beritarem.com,-Setelah melewati hampir 3 bulan masa pandemi covid-19, akhirnya pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengumumkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang memasuki fase transisi menuju pelonggaran terhitung tanggal 5 Juni 2020 lalu. Pada PSBB masa transisi ini, pemerintah Jakarta pertama kali membuka seluruh tempat peribadahan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, tempat ibadah dapat dibuka namun dengan syarat hanya diisi oleh 50% dari total kapasitas tempat untuk mengurangi kontak fisik. Jam operasional tempat ibadah pun dibatasi satu jam setelah dan sesudah kegiatan peribadahan. Kegiatan keagamaan yang tidak rutin dan bersifat mengumpulkan banyak massa masih dilarang hingga situasi kembali kondusif. “Tapi hanya untuk kegiatan rutin dan wajib diikuti dengan protokol kesehatan,” ujar Anies.

Pdt. Paulus Supit (Gembala GBI REM) ketika menyampaikan firman Tuhan di GBI REM Daan Mogot, Minggu 21 Juni 2020.

Meski pemerintah telah mengizinkan untuk membuka tempat ibadah, namun banyak gereja yang masih belum banyak yang membuka ibadah pada minggu pertama bulan Juni. Ada yang baru membuka ibadah pada minggu kedua (14 Juni) dan Minggu ketiga (21 Juni).

Demikian pula GBI Rahmat Emmanuel Ministries (GBI REM) yang digembalakan oleh Pdt. Paulus T Supit menggelar kebaktian perdana “New Normal” di Cabang Daan Mogot Pada hari minggu ketiga (21 Juni) dengan dua kali ibadah dengan protokol kesehatan yang ketat (cek suhu, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak). Ibadah pertama dilaksanakan pada pukul 09.00 Wib dilayani oleh Gembala Sidang GBI REM, Pdt. Paulus Supit disertai Perjamuan Kudus. Sedangkan ibadah kedua pada pukul 11.00 Wib dilayani oleh Pdt. Pengky Andu.

Pada kesempatan tersebut, Pdt. Paulus Supit menyampaikan pesan firman Tuhan dengan tema “Tiga Masa” yang mengutip kisah Yusuf dalam kitab Kejadian 37-39. “Belajar dari kisah Yusuf, tiga masa itu maksudnya adalah: Pertama, Masa Lalu (Sejarah). Kita harus meninggalkan kepahitan, kekecewaan, sakit hati, dan lain sebagainya). Kedua, Masa Kini (Realita). Kita jalani sesuai firman Tuhan dan AnugerahNya. Kejadian yang kita terima hari ini pasti Tuhan Tolong. Ketiga, Masa Depan (Harapan). Kalau kita telah melewati masa lalu, dan masa kini, maka Tuhan pasti masa depan yang luar biasa. Belajar dari teladan kisah Yusuf, ketika mampu melewati masa-masa pahit, Tuhan sudah siapkan masa depan yang cemerlang. Ketika dipakai Tuhan luar biasa, Yusuf menjadi orang nomor dua dalam istana raja, untuk mengatasi kelaparan & kekacauan di tanah Mesir pada zamannya,” tukas Pdt. Paulus Supit.

Pdt. Pengky Andu ketika menyampaikan firman Tuhan

Sementara itu, Pdt. Pengky Andu dalam kotbahnya mengupas tema “Tiga Jam” yang mengutip firman Tuhan dalam kitab Markus 15: 33-34 & Lukas 23:46. “Belajar dari teladan Tuhan Yesus ketika berada di kayu Salib sebelum mati, Ia telah menyelesaikan semua tugasnya dalam waktu 3 jam. Nah, jika berada di tengah persoalan, harus terjadi pemulihan. Jangan menunggu setelah selesai, karena persoalan tidak akan selesai. Di tengah penderitaannya, Yesus minta ampun untuk orang lain.Dia bukan pribadi yang egois, tapi pribadi yang peduli. Di tengah penderitaan Yesus masih memikirkan Maria.

Dia adalah pribadi yang bertanggungjawab. Di tengah penderitaan Yesus masih memberikan jaminan bagi penjahat yang sama-sama disalib. Sekarang juga ada di Firdaus. Artinya saat kita dekat, akrab dan berbicara dengan Yesus, apapun keadaan sekeliling, kita tetap merasakan Surga. Sampai akhirnya Dia berkata sudah selesai. Setelah itu Dia mati. Dia mati karena Dia menyerahkan nyawanya. Marilah kita buang ego, berpikir jernih, bersahabat dengan orang lain dan bertanggung jawab,” ungkap Pdt. Pengky dalam kotbahnya yang sangat memotivasi keimanan jemaat.

Pada hari Minggu, 28 Juni 2020, jemaat yang telah mendaftarkan diri kembali diundang hadir dalam ibadah tatap muka di GBI REM Daan Mogot, Jl. Daan Mogot Raya (Toko Ban Sumber Makmur Lantai 2) Dekat Indosiar. Ibadah pertama Pukul 09.00 Wib akan dilayani oleh Pdt. Yofi Hendyawan, dan pukul 11.00 Wib dilayani oleh Pdt. Pengky Andu. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *