Event News

Pesan Natal Ps.Paulus T Supit (Gembala GBI REM): Kita Harus Memperbaiki Hubungan Dengan Tuhan & Sesama

Jakarta,Beritarem.com,-Memaknai Natal bagi umat Kristiani itu ibarat salib. Kita harus memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan dan sesama. Demikian dikatakan oleh Gembala Sidang GBI REM Ps.Paulus T Supit ketika menyampaikan kotbah dalam ibadah Natal Doa Pujian & Penyembahan (DPP) yang digelar di GBI REM Daan Mogot (Sabtu, 18 Desember 2021) pukul 05.00.“Dalam momentum Natal DPP ini, cara kita berkomunikasi dengan Tuhan adalah melalui doa,” tutur Ps Paulus T Supit memulai kotbahnya.

Ps.Paulus Supit ketika menyampaikan firman Tuhan dalam ibadah Natal DPP REM, Sabtu, 18/12/21 pukul 05.00 pagi.

Dengan mengusung tema “Doa Memperbaiki Hubungan”, Ps Paulus mengajak puluhan jemaat yang hadir segera melakukan pemulihan dengan sesama. “Masing-masing kita pasti memiliki masalah. Entah dengan keluarga, dengan teman, atau dengan tetangga. Dengarkan baik-baik, agar doa kita dijawab Tuhan, mari perbaiki hubungan kita dengan sesama. Firman Tuhan katakan dalam Markus 11:25, ‘Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu’. Biarlah Natal kita hari ini membuat kita memulihkan hubungan kita dengan sesama.Tuhan Yesus juga mengajarkan murid-muridnya untuk mengampuni orang lain sebelum memanjatkan doa kepada Tuhan yaitu melalui doa Bapa Kami,” tandas Ps Paulus.

Lanjut Ps. Paulus, jangan sampai di akhir tahun 2021 masih muncul masalah. Jika marah dengan seseorang, memang tidak mudah untuk mengampuni. “Membangun sebuah relantionship atau hubungan yang baik itu tidak mudah. Kalau kita marah jangan sampai matahari terbenam. Kenapa? Supaya doa-doa kita dijawab Tuhan. Supaya mujizat terjadi.Bicara mengampuni, Alkitab juga katakan bahwa kita harus mengampuni tujuh puluh kali tujuh kali (Mat. 18:22). Sekali lagi, lewat Natal ini mari kita lepaskan pengampunan kepada orang yang menyakiti kita. Ketika kita memaafkan orang lain, berarti kita memulihkan dua hati: hati kita dan hati orang itu,” ungkapnya.

 

 Lebih dalam lagi Ps Paulus menjelaskan bahwa selain memperbaiki hubungan kita dengan sesama, tentu saja kita harus memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan. Dalam kitab Yesaya 59:2b, dikatakan, “…..Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu”. Jadi yang membuat kita terpisah dengan Allah adalah karena dosa kita. “Kalau kita baca kitab 1 Samuel 1:5, kisah Hana ini luar biasa. Tuhan menutup kandungan Hana sehingga dia tidak memiliki anak. Tetapi karena Hana berdoa terus menerus, akhirnya Tuhan menjawab imannya. Tuhan membuka kandungan dan melahirkan seorang anak bernama Samuel. Marilah di momen Natal ini, kita memperbaiki hubungan dengan sesama dan Tuhan,” pungkasnya.

 

Selepas firman Tuhan, dilanjutkan dengan penyalaan lilin natal. Worship leader memanggil para pimpinan GBI REM ke depan altar untuk melakukan proses penyalaan lilin natal. Diantaranya adalah: Gembala GBI REM Ps. Paulus Supit dan Ibu Yani, Ps.Roida Butar-Butar (Koordinator Doa), Ps.Rudy Sulastio (Gembala Lokal GBI REM Daan Mogot), Ps. Eliman Harefa (Gembala Lokal GBI REM Hotel Ciputra), dan Ps.Pengky Andu (Penasehat GBI REM).

Di akhir ibadah, jemaat diajak beramah tamah sambil menikmati snack berupa kue, telor rebus,  kopi, teh, dan lain sebagainya. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *