Event Mancanegara News

Sempat Remehkan Tak Mau Pakai Masker, Pendeta Asal Amerika Ini Malah Terinfeksi Covid-19

Beritarem.com,-Seorang pendeta asal Amerika Serikat bernama Pendeta Paul Van Noy yang menganggap masker tidak penting dan menolak menggunakan masker selama kebaktian, dinyatakan terinfeksi covid-19. Pendeta senior dari Gereja CandleLight Christian kini harus merasakan terbaring di intensive care unit (ICU) rumah sakit akibat positif terinfeksi COVID-19 selama dua minggu. “Sekarang saya sudah merasa lebih baik, tapi masih perlu sedikit bantuan oksigen terutama bila saya berusaha bangun dari tempat tidur,” kata Paul seperti dikutip dari CNN, Jumat (18/9/2020).

Paul Van Noy (Pendeta Senior (Gereja Candlelight Christian-AS), foto: detik.com

Sebelum jatuh sakit, Paul kerap menyampaikan kotbah tatap muka tanpa memakai masker. Ia mempersilahkan jemaatnya bila ingin memakai masker, tapi tidak melarang bila ada juga yang ingin datang tanpa masker. Sementara itu di penjuru negeri sebenarnya sudah ada beberapa pemimpin gereja yang diberi denda atau bahkan ditangkap karena masih ngotot mengadakan kebaktian di tengah pandemi. “Kami tidak akan menutup gereja, kami tidak akan berhenti nyanyikan puji Tuhan, dan kami tidak akan diwajibkan memakai masker atau melarang orang-orang yang ingin memakai masker,” kata Paul beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pihak gereja yang terletak di negara bagian Idaho sejauh ini belum mengetahui asal virus yang menginfeksi Paul Van Noy. Pasalnya, tempat ibadah itu baru saja ditutup selama dua minggu untuk sterilisasi sebelum dibuka kembali untuk kegiatan kebaktian pekan lalu. “Kami jelas tidak ingin menyebarkan virus,” ujar juru bicara gereja, Eric Reade.

Sejauh ini, lima staf gereja juga dinyatakan terinfeksi virus corona. Melalui website, pihak gereja mengabarkan kondisi Van Noy saat ini berangsur-angsur pulih, begitu pula dengan istrinya yang juga terinfeksi covid-19. SM/*CNN/*detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *