Event Nasional News

Surat Edaran BPH GBI Terkait Beribadah Di Era New Normal

Jakarta,Beritarem.com,- Beribadah Di Era New Normal di tengah pandemi corona, bukanlah hal yang mudah. Meskipun pemerintah melalui Kementrian Agama, telah memberikan kelonggaran bagi seluruh umat beragama untuk melakukan ibadah kembali setelah berhenti beberapa bulan, tetapi banyak sekali syarat yang mesti dipenuhi oleh pengurus tempat ibadah.
Sehari setelah Surat Edaran Kemenag dikeluarkan,Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH GBI) pun melayangkan Surat Edaran kepada seluruh pejabat GBI terkait protokol kesehatan beribadah di era new normal.


Berikut ini adalah isi Surat Edaran BPH GBI No. : 104/S XVI/SU/BPHGBI/V/2020, tanggal 29 Mei 2020, yang ditujukan kepada Para Pejabat GBI, terkait protokol kesehatan beribadah.
Salam dalam Kasih Kristus,
Memperhatikan perkembangan statistik penyebaran COVID-19 yang diinformasikan resmi oleh Pemerintah dan masih berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun berakhirnya masa PSBB dibeberapa daerah serta mempelajari tahapan “New Normal” yang disiapkan pemerintah maka BPH GBI merasa perlu memberikan beberapa hal penting untuk diperhatikan :
1. Untuk memulai kembali suatu ibadah di gereja maka kita harus selalu memperhatikan pernyataan dan petunjuk resmi dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Agama RI dan Dirjen Bimas Kristen, Pemerintah Daerah (karena kondisi tiap daerah berbeda) serta Surat Edaran dari BPH GBI.
2. Agar gereja kita tidak menjadi cluster baru COVID-19, maka protokol kesehatan untuk beribadah di gereja harus diterapkan dengan sangat ketat dan berkomitmen tinggi. Protokol Kesehatan Beribadah di Gereja terlampir bersama surat edaran ini.
3. Kita harus mampu beradaptasi dengan Coronavirus dan kondisi yang ditimbulkannya, hal mana kita kenal dengan sebutan “New Normal”.
4. Surat ini bukanlah semacam rekomendasi bahwa ibadah di gereja boleh segera dimulai, namun ini adalah petunjuk persiapan bilamana pemerintah mengizinkan hal itu terjadi. Perlengkapan yang dibutuhkan harap disediakan mulai sekarang.
Perhatikan saran ini : Lebih baik terlambat beberapa minggu untuk memulai ibadah lagi setelah memastikan semuanya aman, daripada terburu-buru memulainya namun kemudian harus dihentikan lagi karena ada jemaat yang terpapar COVID-19.
Demikian surat edaran ini kami sampaikan agar menjadi perhatian Bapak/Ibu Pejabat GBI dan dapat dilaksanakan demi kepentingan dan kesehatan kita semua.
Terima kasih untuk perhatian dan kerjasamanya, Tuhan Yesus memberkati.

BADAN PEKERJA HARIAN GEREJA BETHEL INDONESIA.

Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham (Ketua Umum BPH GBI)
Pdt. dr. Josafat Mesach, M.Th (Sekretaris Umum BPH GBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *