Mancanegara Nasional News

WABAH PENYAKIT MENULAR DI DUNIA YANG LEBIH MEMATIKAN SELAIN VIRUS CORONA

Beritarem.com,-Corona Virus Diseases-19 atau dikenal dengan Covid-19 telah menjadi pandemi penyakit menular mematikan yang menghantam ratusan negara di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Meski telah ditemukan vaksin untuk memutus mata rantai penularan covid, tetapi obat ampuh untuk menyembuhkannya masih belum ditemukan.

Selain Covid-19, bumi kita juga pernah dilanda berbagai wabah penyakit lain yang ternyata jumlah korban kematiannya lebih banyak dibandingkan virus corona. Berikut ini adalah sejumlah penyakit yang pernah menjadi wabah di bumi ini seperti dirangkum dari berbagai sumber:

foto: cnn/google

PES

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis yang dibawa oleh kutu yang tinggal di tikus. Orang terinfeksi penyakit pes melalui gigitan kutu tikus atau gigitan tikus yang sudah terinfeksi. Penyakit pes ini terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan bagian tubuh yang terinfeksi, yaitu :

>>Pes Bubonik. Merupakan penyakit pes yang paling umum dijumpai. Pada pes bubonik bakteri berjalan melalui sistem limfatik dan berakhir pada kelenjar getah bening. Tanda dan gejala penderita pes bubonik adalah demam disertai menggigil, badan terasa lemas, kejang, nyeri otot, sakit kepala, munculnya bengkak sebesar telur ayam pada pangkal paha, selangkangan, leher atau ketiak.

>>Pes Septicemik. Pada pes septicemik, bakteri sudah memasuk sistem peredaran darah. Tanda dan gejala yang muncul berupa demam disertai menggigil, badan sangat lemas, nyeri perut disertai diare, mual muntah, syok, perdarahan dari mulut, hidung, dubur atau di bawah kulit dan kulit yang menghitam karena adanya jaringan yang mati.

>>Pes Pneumonik. Pes yang paling berbahaya karena bakteri sudah menyerang paru-paru. Tanda dan gejala yang muncul adalah demam tinggi, sakit kepala, badan lemas, mual muntah, nyeri dada, batuk darah atau liur dan lendir berdarah serta sesak nafas. Penyakit Pes ini pernah menjadi wabah dalam beberapa kurun waktu, diantaranya adalah:

 Wabah pes tahun 541 – 542. Dikenal sebagai wabah Justinian. Wabah ini menyerang Kekaisaran Bizantium dan kota-kota pelabuhan Mediterania. Korban yang tewas akibat penyakit ini mencapai 30-50 juta jiwa atau sekitar 10 persen dari populasi Konstantinopel.

Wabah pes tahun 1346 – 1353. Wabah ini awal mula terjadi di daratan Eropa dan dikenal sebagai the black death. Wabah ini menyebabkan 25 jiwa meninggal dan menghancurkan tiga benua sekaligus yaitu Asia, Afrika, dan Eropa.

 KOLERA

Wabah ini terjadi sekitar tahun 1817 – 1823. Pertama kali berasal dari Jessore, India. Wabah ini menyebar dari sungai Gangga hingga ke Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika Utara. Seorang dokter di Inggris bernama John Snow berhasil melacak bahwa penyebab wabah ini berasal dari air yang tercemar. Disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae yang menginfeksi saluran cerna yaitu usus halus.

FLU SPANYOL

Penyakit itu disebabkan oleh virus H1N1 yang biasanya menyerang burung.Penyakit ini terjadi tahun 1918 – 1920 pada saat berlangsung Perang Dunia I. Di Amerika Utara, flu pertama kali muncul di Kansas pada awal 1918, selanjutnya di Eropa pada musim semi. Pada musim semi 1918 di Madrid, flu menyebabkan pandemi sehingga disebut “Flu Spanyol.” Sekitar 500 juta orang menjadi korban dari penyakit ini dan sekitar seperlima dari total tersebut meninggal dunia. Hal tersebut diperparah karena bersamaan dengan terjadinya Perang Dunia I. Faktanya, penyakit ini tidak berasal dari negara Spanyol, hanya pemberitaan berasal dari situ, sehingga sampai dengan saat ini penyakit tersebut disebut flu Spanyol.

FLU ASIA

Penyakit ini berasal dari wabah pandemi influenza A subtipe H2N2. Awalnya, penyebaran gangguan ini dari China pada 1956-1958. Beberapa daerah yang terkena penyakit ini adalah Singapura, Hong Kong, dan Amerika Serikat. wabah ini menyebar dari provinsi Guizhou ke Singapura, Hongkong, dan Amerika Serikat. Flu asia ini tercatat menyebabkan kematian sebanyak 2 juta jiwa.

FLU HONGKONG

Menginfeksi pertama kali di Hongkong pada tahun 1968 dan berlangsung sampai tahun 1970. Penyebabnya adalah virus influenza A tipe H3N2. Kasus “Flu Hongkong” pertama kali dilaporkan pada 13 Juli 1968. Setelah itu, hanya butuh waktu tiga bulan sampai virus ini menyerang penduduk di Singapura, Vietnam, Filipina, India, Australia, Eropa, hingga Amerika Serikat. Total kematian 1 juta jiwa. Infeksi menyebabkan gejala pernapasan bagian atas khas influenza. Gejalanya menggigil, demam, dan nyeri otot. Gejala-gejala ini biasanya bertahan selama 4-6 hari.

HIV/AIDS

Disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) sehingga menyebabkan terjadinya Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Berawal dari virus simpanse di Afrika Barat tahun 1920-an. Penyakit HIV/AIDS ditemukan pertama kali tahun 1976 di Kongo dan ditetapkan sebagai pandemik global sejak tahun 1981. Sampai sekarang masih ditemukan penyakit ini. Sejak pertama kali ditemukan sampai dengan saat ini penyakit HIV/AIDS menewaskan 36 juta jiwa dari seluruh penjuru dunia.

SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)

Terjadi antara tahun 2002 – 2003. Disebabkan oleh Coronavirus. Wabah ini berasal dari Provinsi Guangdong, China dan menjadi pandemi karena dalam waktu yang sangat singkat menyebar ke 26 negara di seluruh dunia.

FLU BABI

Hal ini disebabkan oleh virus baru dengan jenis H1N1 yang berasal dari Meksiko pada  2009 sebelum menyebar hingga ke seluruh dunia. Total infeksi yang terjadi karena penyakit ini adalah 1,4 miliar orang dengan angka kematian dapat mencapai 500.000 ribu orang. Diperkirakan ada 60,8 juta kasus flu babi di dunia dengan 151.000 sampai 574.000 kematian. Flu babi terjadi sekitar tahun 2009 – 2010.

EBOLA

Pertama kali muncul di Sudan dan Republik Demokratik Kongo tahun 1976. Tahun 2014 menginfeksi warga Afrika Barat. Terjadi sekitar tahun 2013 – 2016 dan menyebabkan 11.325 kematian ari 28.600 orang yang terinfeksi. Kasus pertama ditemukan di sebuah desa kecil di Guinea pada tahun 2014 dan menyebar ke beberapa negara tetangga di Afrika Barat, diantaranya adalah Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Ebola ditularkan dari hewan liar (kelelawar buah, landak, dan primata non-manusia) ke manusia. Lalu, menyebar dengan transmisi antar manusia melalui kontak langsung dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi, dan pada permukaan dan bahan-bahan (misalnya tempat tidur, pakaian) yang terkontaminasi dengan cairan terinfeksi ini. Virus ini bermula dari seekor kelelawar yang menggigit anak umur satu tahun di Guinea-Conakry, Afrika.SM/berbagai sumber/cnn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *